PAKAI AI
BOLEH GAK SIH?
Anak sekarang sudah pakai AI. Sekolah sudah siap belum?
AI sudah ada di genggaman anak. Tantangan dunia pendidikan pun bukan lagi “boleh atau nggak boleh” pakai AI, tapi “kalau anak sudah bisa dapat jawaban dalam hitungan detik, sekolah harus gimana?”
Jawaban yang serba instan membuat sekolah perlu memikirkan kembali cara memberi tugas, aturan penggunaan AI, dan pendampingan kepada siswa.
Karena tanpa aturan yang jelas, setiap guru dan orang tua bisa punya cara sendiri dalam menyikapi AI.
Buku AI Policy membantu orang tua, guru, dan pihak sekolah memahami bagaimana AI digunakan dalam proses pendidikan.
Kalau sekolah sedang menyusun kebijakan AI, jangan mulai dari nol. Buku ini memberikan peta awal dari perspektif praktisi teknologi dan pendidikan untuk memahami apa yang perlu diatur dan bagaimana menerapkannya.
Dari melarang, ke mengarahkan.
Melarang AI itu wajar. Buku ini membantu sekolah dan keluarga melangkah berikutnya.
- Berhenti pada larangan
- Bergantung pada detektor AI
- Daftar aplikasi anti-chatbot
- AI membantu anak belajar, tanpa menggantikan proses berpikirnya
- Guru, sekolah & orang tua bergerak searah
- Blueprint 90 hari & 6 lampiran siap pakai
AI Policy di Sekolah, apa saja yang perlu diatur?
Mulai dari penggunaan AI di rumah, pemberian dan penilaian tugas di kelas, sampai aturan AI di tingkat sekolah.
Apa yang boleh dibantu AI di rumah?
AI ≠ chatbot: cara mendampingi berbeda untuk anak TK, SD, SMP, dan SMA, lengkap dengan contoh Kesepakatan AI Keluarga untuk dibicarakan bersama anak.
Bagaimana menilai tugas yang dibantu AI?
Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dengan Prinsip 15/85: AI jadi alat berpikir kritis di kelas, dinilai dari proses berpikir siswa lewat rubrik, jurnal eksplorasi, dan lembar deklarasi AI.
Aturan apa yang perlu disepakati?
4 fase menuju sekolah siap AI: kenali posisi sekolah Anda, lalu susun kebijakan dengan contoh dokumen AI Policy dan daftar cek kesiapan.
Langsung Dipakai Tanpa Mulai dari Nol
Buku ini tidak berhenti di penjelasan dan konsep. Di bagian lampiran, Anda mendapatkan 6 perangkat praktis yang bisa langsung digunakan atau disesuaikan dengan kebutuhan sekolah dan keluarga.
Draf Kebijakan AI Sekolah
Contoh kerangka kebijakan penggunaan AI yang bisa disesuaikan dengan aturan sekolah, termasuk privasi, kejujuran akademik, dan batas penggunaan AI.
Rubrik Penilaian Proses
Panduan untuk menilai bagaimana siswa memahami, mengembangkan, dan mempertanggungjawabkan pekerjaannya, sehingga penilaian tidak hanya bergantung pada hasil akhir.
Lembar Deklarasi AI Siswa
Format untuk siswa mencatat aplikasi AI yang dipakai, bagian yang dibantu AI, bagian yang murni hasil pikirannya, dan apa yang ia pelajari saat memeriksa jawaban AI.
Kesepakatan AI di Rumah
Panduan percakapan orang tua dan anak untuk menentukan kapan AI boleh membantu dan kapan anak perlu mencoba berpikir sendiri, lengkap dengan Kartu Percakapan Meja Makan.
Daftar Cek Sekolah AI-Ready
Daftar cek untuk memotret kesiapan sekolah dan guru: siapa pemegang arah perubahan, guru perintis, aturan sementara, perlindungan data siswa, dan komunikasi dengan orang tua.
Jurnal Eksplorasi Pembelajaran
Lembar kerja siswa untuk membandingkan jawaban AI dengan sumber rujukan, memeriksa informasi, dan mencatat bagaimana sebuah ide berkembang.
Daftar Isi
Ringkasan struktur isi. Klik tiap bagian untuk melihat pokok bahasannya. Bagian A untuk semua pembaca, lalu langsung ke bagian sesuai peran Anda.
BAGIAN A
Memahami Medan Perubahan
AI bukan sekadar alat baru, tetapi bagian dari perubahan besar yang sedang mengubah cara anak belajar, bekerja, dan berkembang. Bagian ini membantu pembaca memahami lanskap perubahan tersebut, melihat peluang sekaligus risikonya, serta mulai memikirkan kembali keterampilan apa yang perlu dipersiapkan anak di tengah perkembangan AI yang semakin cepat.
BAGIAN B
Revolusi Pembelajaran (untuk guru)
Kehadiran AI membuat cara belajar dan cara menilai hasil belajar perlu dipikirkan ulang. Bagian ini mengajak guru melihat bagaimana AI dapat ditempatkan dalam proses pembelajaran tanpa kehilangan hal yang paling penting: proses berpikir, usaha, eksplorasi, dan perkembangan kemampuan siswa.
BAGIAN C
Perubahan Sekolah (untuk kepala sekolah & yayasan)
Menjadi sekolah yang siap menghadapi AI bukan berarti sekadar menyediakan teknologi atau membuat larangan. Bagian ini membahas bagaimana sekolah dapat membangun kebijakan dan budaya yang mampu mengarahkan penggunaan AI secara bertahap, melibatkan guru dan orang tua, serta tetap berpijak pada tujuan pendidikan.
BAGIAN D
Peran Orang Tua
Anak tidak hanya berinteraksi dengan AI di sekolah. Di rumah, orang tua memiliki peran penting dalam membentuk kebiasaan dan cara anak menggunakan teknologi. Bagian ini membantu orang tua memahami kapan perlu mendampingi, bagaimana membangun kebiasaan AI yang sehat, dan bagaimana menyesuaikan pendampingan dengan perkembangan anak.
BAGIAN E + LAMPIRAN
Penutup & perangkat siap pakai
Memahami prinsipnya saja tidak cukup. Bagian penutup dilengkapi berbagai perangkat yang dapat membantu sekolah, guru, siswa, dan keluarga mulai menerapkan penggunaan AI secara lebih terarah:
- Blueprint & draf AI Policy sekolah siap adaptasi
- Daftar cek kesiapan sekolah dan guru (Self-Assessment)
- Format lembar deklarasi penggunaan AI bagi siswa
- Rubrik penilaian proses & contoh pembagian bobot nilai
- Rencana Pelajaran 15/85 & kartu rutinitas kelas
- Jurnal eksplorasi nalar kritis siswa
- Format kesepakatan AI keluarga & kartu percakapan meja makan
Baca panduan induk kami: Kebijakan AI di Sekolah: Panduan Aturan & Tata Kelola → atau pelajari persiapan kurikulumnya di AI Policy Sekolah →
Beli buku AI Policy
Tersedia di toko resmi JadiSimpel. Edisi cetak dengan ISBN 978-634-296-633-4, 149 halaman.
Semua toko di atas dikelola langsung oleh JadiSimpel. Untuk pemesanan sekolah, komunitas, atau jumlah banyak, silakan hubungi kami di jadisimpel@gmail.com.
AI Policy bukan tentang memilih AI boleh atau tidak.
Ini tentang menentukan bagaimana AI digunakan tanpa kehilangan tujuan pendidikan.